Sabtu, 11 Desember 2010

DONGENG PAGI INI


Bismillahirrohmanirrrohim

dongeng pagi ini berkisah tentang seekor raja burung beserta rakyatnya di sebuah hutan. Pada suatu hari, seorang pemburu bermaksud menangkap kawanan burung itu untuk di jual. Rakyat burung bingung dan menghadap raja, kata raja"mari kita berpura pura mati pada saat ditangkap pemburu itu untuk menipunya, setelah sangkar kita di buka semua, kita bisa terbang meninggalkannya" "baik, paduka raja" kata rakyat.

Maka pada saat perangkap burung mengurung mereka, mereka semua berpura pura mati. Pemburu girang alang kepalang, kemudian satu demi satu perangkap di bukanya, pada saat membuka perangkap, alangkah terkejutnya sang pemburu ketika mendapati burung burung itu mati. Tiba tiba, pemburu itu terpeleset, karena terkejut, burung burung itu terbang keluar dari perangkap. Malang, raja burung masih ada di dalam perangkap. "wah, ternyata burung burung itu menipuku, tak apa, masih ada satu burung yang besar ini, cukup untutk ku jual ke kota", raja burung berkata kepada pemburu "tolong jangan sakiti aku, sebagai gantinya, aku akan bernyanyi untukmu setiap hari". "baik...awas kalau tidak" kata sang pemburu. Akhirnya, setiap hari raja burung menyanyikan lagu lagu yang sangat merdu untuk sang pemburu.

Kabar tentang burung yang bisa bernyanyi itu sampailah kepada sultan. Demi mendengar berita itu, sang sultan pun mengutus prajuritnya untuk membeli raja burung itu untuk di bawa ke istana. "hai pemburu, berapa kau jual burung ini?" tanya prajurit. "aha.. Aku akan menebusnya dengan sekarung keping emas" kata sang pemburu. "hah... Tega sekali kamu, baiklah, tak apa, yang penting, sultan mendapatkan burung ini, nih keping emasnya" ujar prajurit sambil mengangsurkan sekarung keping emas. Semenjak saat itu, setiap hari raja burung bernyanyi untuk sultan. Sultan sangat menyayangi raja burung dan menempatkannya dalam sangkar emas.

Meski sultan sangat baik, tapi raja burung tidak bahagia. Dia teringat kepada rakyatnya. Demi melihat raja burung yang tidak bahagia, sang sultan pun akhirnya melepas raja burung untuk kembali kepada rakyatnya. Raja burung sangat bahagia, demi mengenang kebaikan sultan, terkadang raja burung pergi ke jendela sultan dan bernyanyi untuknya. Sultan sangat bahagia dan dengan senang hati menyambut kedatangan raja burung. Indah yaa.... Dongeng ini berasal dari nanggroe aceh darussalam. \'o'/

sumber cerita : female radio

Rabu, 08 Desember 2010

SELAMAT TAHUN BARU 1 MUHARRAM 1432 H

Bismillahirrohmanirrohim

Selasa, 1 Muharram 1432 H

Kau tempatku meminta

Kau buatku bahagia

Jadikan aku hamba Mu yang selalu bertakwa

Ampuni ku ya Allah….

Semoga Allah memberi keimanan, keridhoan, keberkahan, kesabaran, kesyukuran lebih (Lukina Diana) dengan tetap mengedepankan semangat perubahan, dari malas menjadi rajin, dari negative menjadi positif, another year, another chance, another hope, moga Allah tetapkan langkah selalu dalam kebaikan dalam cinta di mana cinta adalah bunga yang selalu tumbuh dan berkembang dalam segala musim, (Asma nadia)

Ya Allah, ya robb, the god of yesterday, today and tomorrow, we pray for peace, for life and for hope, that we might spread them for others, forgive us for falling short this past year for the irreparable past let us step out into the unknown new year knowing you go with us.

Under the first rain of Muharram sky1432 H, happy new year dear friends, barakallahu fii ka (Ika Dwinita Sofa)

Life is a book, everyday has a new page. With adventures to tell, things to learn and tales to remember. May you have a good chapter this year happy new year 1432 H (Novi Intan Kemala)

Di kala kita sedih, ada saja cara Allah menghibur kita. So tersenyumlah… (Atik Faizah)

Semoga Rabb menjadikan kita bunga bunga yang menyiratkan kelembutan, amiin….


Semoga menjadi bunga yang menyiratkan kelembutan hati, pemaaf, penyayang pada sesama, suka berbagi, obat yang menjadi penawar, bunga melati yang bersinar,


Alhamdulilah, segala puji syukur telah di berikan nikmat hingga hari ini, hingga saat ini, dengan di berikan lintasan lintasan yang indah, subhanallah izzati robbi pemilik hati, kepada Nya kembali segala doa, terima kasih rabb telah mengizinkan kebaikan demi kebaikan menghampiri kami, kami mohon ampuni kami bila belum maksimal menggunakan segala kebaikan yang telah Engkau limpahkan kepada kami dari waktu ke waktu, betapa banyak kelemahan dan keterbatasan kami dalam menggunakan kasih dan sayang yang Engkau punya dan Engkau beri. Rabb dalam rindu bilakah menjadi sebuah doa? Melafalkan harapan demi harapan tertera menjelma dlam sebuah asa. Bilakah menjadi indah di jiwa?

Subhanallah.. engkaulah pemilik segala.. hanya kepada Mulah kembali segala doa dan upaya, Mohon ampuni kami bila ada khilaf dalam melangkah di waktu waktu kami, Kami mohon ampuni kami dan senantiasa bimbing kami agar kami selalu merindukan ridho Mu, rabb… rindu ini kami mohon agar kami mudah dalam menjalaninya, dalam rima hujan yang terdengar di balik jendela, kami mohon lindungi kami selalu dengan langkah demi langkah, bait demi bait yang kami susun, subhanallah.. maha suci allah, kami mohon ya latif… lembutkanlah selalu hati kami, pelihara dia dari angkara, ya rahman ya rahim, kami mohon karuniakan kepada kami hati yang penuh kasih sayang, subhanallah… indah dalam kasih sayang Mu, illahi robbi… dalam sujud dan ruku kami, Kami mohon ampun bila masih ada lintasan lintasan yang lain selain Mu, ya rabb.. bimbing selalu kami agar senantiasa dalam tawadhu, kami takut Rabb


Bilakah selain tawadhu? Di relung kami, kami tidak tahu apa yang sebaiknya kami ambil untuk melanjutkan perjalanan kami yang tertunda dalam sebuah jeda, banyak hal yang datang, di relung terdalam kami, kami masih banyak keterbatasan keterbatasan yang mungkin kami tiada sadar telah melanggarnya, bila itu telah dan sering kami lakukan, kami mohon ampuni kami,


Terima kasih atas segala karunia Mu hari ini.